
Tanjungpinang, BKKBN Kepri----- Lapangan Pamedan A. Yani sejak dulu menjadi ikon Kota Tanjungpinang. Ruang terbuka hijau ditengah pusat perkotaan, Pamedan biasa disebut warga lokal merupakan saksi bisu perjalanan sejarah kota Tanjungpinang yang dikenal juga sebagai negeri pantun.
Berbagai event penyelenggaran sering dikemas disana, karena Pamedan menjadi salah satu titik kumpul paling populer dan ramai yang dikunjungi warga.
Keistimewaan taman legendaris ini juga terletak berdekatan dengan kantor-kantor pemerintahan, sekolah, dan kawasan perbelanjaan.
Taman Pamedan yang legendaris ini berlokasi di kawasan Batu 4 Tanjungpinang. Dikelilingi empat jalan utama yaitu Jalan Raja Ali Haji, Jalan Ahmad Yani, Jalan Basuki Rahmat, Jalan Pemuda dan hingga Jalan Engku Putri.
Rencana revitalisasi Pamedan menjadi taman ramah bagi lansia dan anak masuk dalam agenda rencana pembangunan pertamanan Kota Tanjungpinang.

Lis Darmansyah, Walikota Tanjungpinang menjelaskan ada 11,16 persen atau 26.780 jiwa berusia lansia dan 58 ribu atau 24,18 adalah anak-anak.
"Dengan demikian ada lebih dari sepertiga warga membutuhkan ruang aktivitas yang ramah dan aman," ujar Lis, di ruang tamu, Kantor Walikota Tanjungpinang, saat menerima kunjungan silaturahmi Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Riau, Dokter Victor, Rabu (3/6).
Rencana revitalisasi Pamedan dianggap Lis, sejalan dengan Lansia Berdaya (Sidaya). “Bagus nih, kita integrasikan dengan Sidaya. Keberadaan sekolah Lansia di Pamedan akan menjadi hal sangat positif bagi Lansia,” ujar Lis terlihat antusias merespon penjelasan rencana program strategis yang disampaikan oleh Dokter Victor.

(sisip link: baca juga Lansia SMART Hadir di Sekolah Lansia Rumah Bahagia Bintan. (link tautan: https://kepri.kemendukbangga.go.id/posts/b1e1daa1-0c97-4c05-a727-ce5b7f954512-lansia-smart-hadir-di-sekolah-lansia-rumah-bahagia-bintan)).
Ruang seluas 1,3 hektare di jantung kota itu akan dilengkapi lintasan jogging berbahan karet sintetis, lapangan mini soccer, arena bermain anak, rumah kreatif dan sekolah lansia, gazebo, musholla, dan plaza publik.
Tata letak taman disusun secara inklusif dengan jalur pedestrian ramah kursi roda, area teduh dengan pohon peneduh, serta zona bermain aman bagi anak-anak.

Penulis: Elsi
Editor: Dewita